Retainer gigi permanen atau removable merupakan jenis perawatan yang biasanya kita jumpai ketika berkunjung ke klinik dental. Kedua jenis retainer ini memang umum digunakan baik orang dewasa maupun anak untuk merapikan struktur gigi.
Biasanya sejumlah kalangan melakukan perawatan jenis ini karena ingin merapikan struktur gigi yang semula renggang menjadi lebih rapat. Pemasangan retainer adalah salah satu alternatif lain yang bisa dilakukan selain pasang behel gigi.
Namun sebelum melakukan pemasangan retainer, pastinya kalian harus memahami terlebih dahulu tujuan dan prosedurnya secara detail. Tak perlu khawatir, berikut ini kami berikan ulasan menarik tentang jenis retainer gigi permanen dan cara membersihkan pasca pemasangan.
Mengenali Jenis Retainer Gigi Permanen
Seperti yang sudah kami janjikan pada awal artikel tadi bahwa kali ini akan menyajikan informasi mengenai jenis retainer gigi permanen. Nah secara sederhana, retainer gigi permanen ini terbuat dari kawat tebal yang sesuai bentuk gigi dari pasien.
Sebelum proses pemasangan, nantinya dokter akan cek terlebih dahulu struktur gigi dari pasien agar sesuai dengan cetakan retainer. Proses pemasangan dilakukan secara hati-hati dengan cara menempelkan bahan kawat tersebut ke bagian gigi seri.
Biasanya dokter merekomendasikan retainer permanen untuk beberapa kasus tertentu, seperti misalnya pasien merasa kesulitan ketika pasang retainer sendiri. Karena jenis retainer terbagi menjadi dua, yaitu removable dan permanen.
Ketika memilih yang removable, maka secara otomatis nantinya pasien bisa melepas sendiri dan memasangnya lagi saat membersihkan. Akan tetapi bagi yang malas atau mungkin kesulitan memasang secara mandiri, maka disarankan pakai jenis permanen,.
Adapun kelebihan dari jenis retainer gigi permanen ini memang tidak terlihat, sehingga kalian bisa lebih percaya diri saat berinteraksi dengan orang lain. Kemudian selain itu juga pasien tidak perlu repot melepas dan memasang lagi mandiri, karena sudah terpasang permanen oleh dokter.
Dengan demikian, pasien menjadi lebih mudah saat berbicara karena tidak adanya pergeseran retainer yang terjadi dimomen tertentu. Berbeda dengan retainer removable, yang mana mungkin agar sedikit mengganggu atau memengaruhi gaya bicara.
Cara Membersihkan Retainer Gigi Permanen
Setelah mengetahui sedikit ulasan tentang jenis retainer gigi permanen, mungkin kalian tertarik untuk melakukan perawatan ini. Sejatinya setiap perawatan gigi memang menyesuaikan kondisi seseorang dan perlu adanya konsultasi dengan dokter ahli.
Dokter lebih memahami apakah jenis pemasangan retainer gigi permanen sesuai dengan kebutuhanmu atau tidak. Kemudian setelah itu, akan ada arahan khusus seperti misalnya treatment maupun cara membersihkan retainer pasca pemasangan.
Karena penting sekali memahami cara membersihkan retiner gigi untuk menjaga kesehatan mulut dan terhindar dari bakteri yang menempel. Selain rajin sikat gigi dengan teknik yang benar, pasien juga harus memperhatikan hal lain untuk mendukung kesehatan mulut dan gigi.
Adapun pemasangan retainer gigi permanen memang membutuhkan treatment khusus yaitu proses pembersihan menyeluruh dan detail. Agar nantinya gigi bersih maksimal, maka pasien harus melakukan flossing dengan benang gigi.
Cara ini hampir sama seperti penggunaan behel yang memang proses membersihkannya harus lebih detail dan perlahan. Sehingga nantinya plak yang menempel pada bagian sela-sela gigi dapat hilang secara maksimal dan menyeluruh.
Namun jika kalian merasa kesulitan saat membersihakn sela-sela gigi pakai dental floss, maka ada baiknya konsultasi dengan dokter. Nantinya dokter akan memberikan perawatan yang tepat dan sesuai kebutuhan pasien pengguna retainer gigi permanen.
Apakah Retainer Gigi Permanen Bisa Dilepas?
Banyak orang sering salah paham dengan istilah permanen pada retainer gigi. Apakah artinya tidak bisa dilepas sama sekali? Jawabannya tetap bisa dilepas tapi harus oleh dokter bukan sendiri.
Berikut penjelasan penting yang perlu kamu pahami:
- Arti permanen yang sebenarnya: Retainer permanen adalah kawat tipis yang ditempel di bagian belakang gigi menggunakan lem khusus medis. Disebut permanen karena dipakai terus-menerus tanpa perlu dilepas pasang seperti retainer transparan.
- Pelepasan harus oleh dokter gigi: Walaupun bisa dilepas prosesnya wajib dilakukan oleh dokter gigi atau orthodontist dengan alat khusus agar tidak merusak enamel. Melepas sendiri sangat berisiko seperti:
- Email gigi bisa rusak atau terkikis
- Gigi jadi sensitif
- Gigi bisa kembali berantakan
- Kapan retainer perlu dilepas?
Biasanya hanya dalam kondisi tertentu seperti:
- Kawat rusak atau lepas sebagian
- Penumpukan karang gigi yang sulit dibersihkan
- Atas saran dokter jika posisi gigi sudah stabil dan ingin diganti retainer lain
Retainer permanen adalah bentuk penjaga hasil setelah lepas behel. Jadi kalau terasa tidak nyaman atau ingin dilepas langkah paling aman adalah konsultasi ke klinik gigi jakarta selatan, jangan coba-coba melepas sendiri di rumah.
Akhir Kata
Demikianlah informasi yang dapat kami berikan pada para pembaca terkait dengan jenis retainer gigi permanen dan removable. Setiap jenis retainer pastinya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing ketika dipasang ke gigi pasien.
Akan tetapi dalam pemilihan jenis retainer ini, pastikan kalian konsultasi terlebih dahulu bersama dokter ahli dibidangnya. Karena nantinya dokter yang bisa menentukan jenis retainer apa yang sekiranya cocok dan pas dipasangkan ke gigi pasien.
Nah untuk mendapatkan hasil pemasangan retainer yang memuaskan, maka kalian bisa langsung saja kunjungi klinik gigi terbaik Opal Dental. Dengan fasilitas yang super lengkap dan dokter berpengalaman, pastinya akan memberikan hasil terbaik dari setiap jenis perawatan yang pasien pilih.